Kopi Puntang merupakan Kopi yang ditanam di Gunung Puntang Jawa
Barat. Kopi Puntang merupakan salah satu kopi pertama yang ditanam oleh Belanda
di Indonesia. Kopi Puntang (Sundanese Coffe) memiliki ciri khas rasa yaitu rasa manis ditambah sedikit asam yang
terdapat pada kopi puntang yang membedakan dengan kopi-kopi yang lainnya. kopi
puntang menggunakan pupuk organik dan tanpa melibatkan bahan kimia. Kopi Gunung
Puntang juga pernah menjadi pemenang dalam acara Specialty Coffee Association
of America (SCAA) Expo di Amerika Serikat pada tahun 2016.
Namun di balik Kopi Puntang yang memiliki rasa yang enak dan
juara, para petani kopi puntang masih rata-rata miskin. Ini terbukti
dimana para petani banyak di manfaatkan dan di bohongi oleh beberapa oknum yang
memilki banyak modal atau uang. Dimana harga jual kopi hanya RP 12 per
Kg, sedangkan para pembeli kopi tersebut, mereka menjual kopi tersebut
sampai ratusan ribu pergelas di cafe-cafe. Sehingga membuat para petani kopi puntang
menjadi pembangkang atau Idealis akibat selalu di bohongi baik pemerintah atau
pun para kapitalis.
Pemerintah juga selalu tidak menepati janji, dimana mereka hanya
menjanjikan akan memeberikan bantuan kepada para petani Kopi Puntang
tersebut. Tetapi sampai sekarang tidak terlaksana, hanya di minta data seperti
KTP, tetapi tidak ada bantuan atau tindakan sampai saat ini untuk kemajuan para
petani kopi tersebut. Pernah dapat bantuan tetapi hanya berupa beras dll, kami
tidak mengharapakan bantuan berupa itu,kami mengharap bantuan berupa alat atau
pupuk untu lebih memajukan petani kopi Puntang ujar rudy salah satu petani Kopi
Puntang.
Selain para petani puntang juga kurang bantuan dari Pemerintah
baik pupuk ataupun alat untuk mengolah Kopi Puntang itu sendiri. Petani Kopi
Puntang juga kalah di pengetahuan atau kurang pengetahuan untuk membuat Logo
atau disain untu Kopi Puntang itu sendiri, sehingga kalah sama yang memiliki
modal dan yang memiliki pendidikan dibandingkan petani kopi puntang.Karena keterbatasan
tersebut para petani Kopi Puntang Harpannya kepada pemerintah untuk lebih
memperhatikan Kopi Puntang agar mereka tidak banyak di bohongi oleh beberapa
oknum tertentu apalagi para petani Kopi Puntang masi banyak yang kurang
pengetahuan karena Kopi Puntang (Sundanese Coffe) harus lebih dilestarikan
karena memiliki rasa yang juara.
